Nglipar (MTsN 7 Gunungkidul) – Berdasarkan POS Penyelenggaraan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2021/2022, maka MTsN 7 Gunungkidul pada hari Senin-Selasa, (18-26/4/2022) melaksanakan Ujian Madrasah berbasis CBT dengan E-Learning Madrasah. Pelaksanaan Ujian Madrasah di ruang ujian secara online menggunakan smartphone dengan sumber internet dari wifi yang disediakan oleh madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh semua peserta didik kelas IX dengan pengawas guru madrasah. Adapun tujuan diselenggatakan Ujian Madrasah adalah untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik sesuai Standar Kompetensi Lulusan pada akhir jenjang pendidikan.
Menurut Kepala MTsN 7 Gunungkidul, Miftahul Ichwan, sesuai dengan tujuan dari ujian madrasah, yaitu untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik sesuai Standar Kompetensi Lulusan pada akhir jenjang pendidikan, maka MTsN 7 Gunungkidul tetap melaksanaan ujian madrasah berbasis CBT dengan E-learning Madrasah meskipun di bulan Ramadan dan pandemi Covid-19 belum berakhir. “Semoga Ujian Madrasah berjalan dengan lancar dan hasil yang memuaskan,” katanya saat ditemui di MTsN 7 Gunungkidul, Selasa (26/4/2022).
Selanjutnya, Waka Kurikulum, Haryanti menyampaikan bahwa fungsi Ujian Madrasah (UM) adalah untuk mengetahui capaian perkembangan peserta didik, memberikan umpan balik bagi madrasah untuk kepentingan perbaikan proses pembelajaran dan perbaikan mutu pendidikan di waktu berikutnya serta untuk pemenuhan salah satu syarat penentuan kelulusan. “Maka kami mengimbau agar semua siswa mengerjakan dengan serius pada Ujian Madrasah kali ini,”ujarnya.
Sementara itu, Proktor MTsN 7 Gunungkidul, Marsudi menyampaikan bahwa Ujian Madrasah berbasis CBT dengan E-learning dapat menggunakan smartphone, jadi lebih menarik bagi peserta didik yang melaksanakannya. Selain itu, selesai mengerjakan, peserta ujian langsung dapat mengetahui nilainya. “Dengan aplikasi ini, peserta didik juga fleksibel dalam menggunakan waktunya,” terang Marsudi.
Salah satu peserta Ujian Madrasah, Anis kelas IX A mengatakan bahwa sebagai peserta ujian tetap semangat untuk mengikuti Ujian Madrasah meskipun dibulan puasa. “Jadi, bulan puasa justru menjadi bulan yang penuh berkah bagi kami, para peserta didik, untuk mendapatkan hasil yang terbaik dari Ujian Madrasah tahun ini. Meski bulan puasa, tidak akan mengurangi semangat belajar kami dalam melaksanakan Ujian Madrasah, apalagi ujiannya juga berbasis CBT dengan E- learning Madrasah,” imbuhnya. (les).
