Senin, 12-01-2026
  • MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil
  • MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil

Siswa MTsN 7 Gunungkidul Raih Juara 3 Lomba Pidato Virtual

: RAHMA ZULFITA

Nglipar (MTsN 7 Gunungkidul) — Siswa MTsN 7 Gunungkidul mendapatkan juara 3 tingkat SMP/MTs mengikuti lomba pidato secara virtual dengan tema Remaja Muslim Bijak Bermedia Sosial dalam rangka semarak peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Al Mumtaz bulan November 2021. Kegiatan yang diikuti oleh PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA secara virtual ini mempunyai  tujuan untuk menyemarakkan Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2021 dengan membentuk Santri Siaga Jiwa Raga.

Menurut Kepala MTsN 7 Gunungkidul, Miftahul Ichwan, semua yang  disampaikan oleh Menteri Agama  tentang tema Peringatan Hari Santri Nasional  yaitu Santri Siaga Jiwa  Raga, sebagai bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia. Santri Siaga Jiwa Raga juga merupakan komitmen seumur hidup santri untuk membela tanah air yang lahir dari sifat santun, rendah hati, pengalaman, dan tempaan santri selama di pesantren. “Jadi dengan mengikuti lomba sampai  meraih juara 3 bagi siswa MTs sudah merupakan hasil yang membanggakan bagi keluarga besar MTsN 7 Gunungkidul,” imbuhnya.

Selanjutnya, Waka Kesiswaan, Karmiyo menyampaikan bahwa ajang lomba pidato dapat menciptakan generasi muda untuk memiliki mental yang kuat meskipun lombanya dilakukan secara daring, tetapi memberikan peluang bagi peserta untuk tetap berprestasi walaupun di tengah pandemi. “Kemudian untuk menjadi juara atau tidak itu adalah bonus,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Tim  kurikulum, Pambayun mengatakan jika selama mendampingi peserta ikut lomba hanya menyampaikan kriteria penilaian, agar peserta bisa melaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sampai mendapatkan kesempatan untuk menjadi juara 3 tingkat SMP/MTs. “Itu merupakan hasil dari kerja keras siswa itu sendiri,” ungkap Pambayun.

Sementara itu peserta juara 3 lomba pidato secara virtual MTsN 7 Gunungkidul, Rahma Zulfida mengatakan jika merasa sangat bangga dapat ikut berkompetisi dilomba pidato secara vitual dalam rangka Semarak Peringatan Hari Santri Nasional bahkan sampai Juara 3. “Saya  mengucapkan terima kasih atas bimbingan, motivasi, waktu, doa dan semua yang telah diberikan oleh pihak madrasah  kepada saya sampai menjadi  juara 3,” ungkapnya.(les).


Tetap sehat dan semangat #LawanCovid19