Nglipar (MTsN 7 Gunungkidul) — Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan MTsN 7 Gunungkidul adalah suatu kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kecakapan Guru dan Tenaga Kependidikan guna pertumbuhan yang berkesinambungan di MTsN 7 Gunungkidul khususnya, kegiatan dilaksanakan di RM Monggo Mampir Parengan Nglipar, Sabtu, (28/11/2020).
Dalam sambutannya Kepala MTsN 7 Gunungkidul, Miftahul Ichwan, mengatakan bahwa Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan MTsN 7 Gunungkidul memang dilakukan dalam rangka mengontrol serta mengevaluasi kinerja seluruh stakeholder agar lebih baik. “Jadi pembinaan bukan karena kinerja yang kurang, tapi justru sebaliknya untuk lebih meningkatkan tugas serta tanggungjawab sebagai ASN di MTsN 7 Gunungkidul tentunya. Tujuan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan ini adalah untuk meningkatkan kinerja sesuai dengan tupoksinya untuk mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan bagi Madrasah dan masyarakat ,” harapnya.
Selanjutnya, Kasi Dikmad Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Taufik Ahmad Sholeh, menyampaikan bahwa dengan bersama-sama duduk untuk berkomunikasi akan membuat penguatan kualitas kinerja satuan unit kerja MTsN 7 Gunungkidul. “Jadi tujuan dari pembinaan yaitu kegiatan yang diniatkan sebagai ibadah agar memiliki energi yang positif sehingga bermanfaat untuk menumbuhkan kinerja kita, untuk membangun semangat atau motivasi sebagai spirit terus bergerak maju, dan menjadi wahana untuk saling belajar dari siapa saja untuk meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan di MTsN 7 Gunungkidul. Mari kita tingkatkan totalitas ketugasan kita secara profesional baik sebagai Guru maupun Tenaga Kependidikan agar lebih bermanfaat kepada kita semua,” ungkap Taufik.
Sementara itu Kepala Tata Usaha, Sutriyono menjelaskan kegiatan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan MTsN 7 Gunungkidul memang perlu diadakan dalam rangka menata ketenagaan yang ada di Madrasah agar lebih maksimal melaksanakan tugas dan kewajibannya. Kita berharap setelah Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan akan semakin mengembangkan kompetensi profesionalnya.
“Jadi kesimpulannya, kegiatan ini sebagai acuan Guru dan Tenaga Kependidikan untuk mengembangkan keprofesionalannya dan memberikan layanan kepada madrasah serta masyarakat sesuai dengan potensi atau sumber daya yang dimiliki,” tambah Sutriyono. (les).
Tetap sehat dan semangat #Lawan Covid-19
