Nglipar (MTsN 7 Gunungkidul) — Dalam rangka nguri-uri budaya Jawa yang salah satunya adalah musik gamelan, maka MTsN 7 Gunungkidul bekerja sama dengan warga masyarakat setempat untuk ikut melestarikannya melalui ekstra kurikuler karawitan. Dan ternyata kegiatan masih diminati oleh para siswa di MTsN 7 Gunungkidul yaitu “Karawitan”. Kegiatan yang dilaksanakan setiap Hari Senin dan Kamis di Desa Natah ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal terutama kesenian tradisional karawitan yang sudah mulai ditinggalkan oleh sebagian orang.
Menurut Kepala MTsN 7 Gunungkidul, Miftahul Ichwan, Karawitan merupakan salah satu kesenian tradisional yang memberi nilai positif bagi para siswa yang mengikutinya. “Ada nilai kebersamaan pada saat mereka menabuh gamelan sehingga akan menumbuhkan rasa untuk saling menghargai serta mendukung antar siswa dalam grup karawitan tersebut,” tandasnys
Sementara itu, pelatih ekstra karawitan MTsN 7 Gunungkidul, Tupar, menyampaikan rasa bangga karena masih dipercaya untuk melatih ekstra kurikuler karawitan di MTsN 7. “Semoga siswa yang tergabung dalam seni karawitan ini semakin sabar dan terarah kehidupannya sesuai dengan alunan nada-nada indah gamelan,” harapnya.
Ditempat latihan karawitan, salah satu siswa, Abillal mengatakan senang mengikuti kegiatan karawitan bersama dengan Grup Karawitan MTsN 7 Gunungkidul sepulang sekolah. “Semoga kegiatan karawitan ini menambah pengetahuan dan ilmu kami para siswa di MTsN 7 Gunungkidul dan semakin lengkap fasilitas yang tersedia,” tambahnya.( les ).
