Minggu, 05-07-2026
  • MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil
  • MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil MTsN 7 Gunungkidul SMART - Santun - Mandiri berprestasi - Aktif - Rahmatan lil'alamin - Terampil

Lulusan MTsN 7 Gunungkidul Diharapkan Menjadi Generasi yang Berdampak bagi Masyarakat

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Nglipar (Kemenag Gunungkidul) — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Supriyanto, S.Ag., M.S.I., menghadiri kegiatan Pelepasan dan Perpisahan Siswa Kelas IX MTsN 7 Gunungkidul yang digelar di halaman madrasah setempat pada Kamis (11/6/2026).

Pada Tahun Pelajaran 2025/2026, sebanyak 42 siswa MTsN 7 Gunungkidul dinyatakan lulus dengan persentase kelulusan mencapai 100 persen.

Dalam sambutannya, Supriyanto menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut sekaligus memberikan motivasi kepada para lulusan agar menjadi generasi yang saleh dan salehah serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

“Selamat kepada seluruh siswa yang telah lulus. Jadilah anak-anak yang saleh dan salehah, yang bermanfaat bagi diri sendiri, orang tua, masyarakat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Sejalan dengan tema kegiatan, “Pisah Tanpo Lali, Ngudi Kawruh kang Luwih Luhur”, Supriyanto mengajak para siswa untuk tidak melupakan almamater dan para guru yang telah membimbing mereka, serta terus mengembangkan ilmu pengetahuan dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Supriyanto juga menekankan pentingnya mewujudkan program Kemenag Berdampak melalui penguatan peran madrasah di tengah masyarakat. Ia berharap MTsN 7 Gunungkidul dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kapanewon Nglipar khususnya, dan Kabupaten Gunungkidul pada umumnya.

Menurutnya, terdapat empat hal yang perlu terus dikawal oleh madrasah agar keberadaannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pertama, madrasah harus memiliki visi dan misi yang jelas serta terukur sebagai arah pengembangan lembaga. Kedua, madrasah harus mampu memberikan dampak positif melalui pembentukan karakter peserta didik yang unggul. Ketiga, peningkatan prestasi perlu terus dilakukan untuk mengangkat citra dan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah. Keempat, madrasah harus memperkuat inovasi dan program unggulan sebagai nilai tambah yang membedakannya dari lembaga pendidikan lainnya.

“Mari membangun branding madrasah dengan baik agar keberadaan MTsN 7 Gunungkidul benar-benar berdampak dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Supriyanto turut menyerahkan penghargaan kepada enam siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian yang telah diraih selama belajar di MTsN 7 Gunungkidul.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim 2 Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, H. Bashori Alwi, S.Ag., M.A., Pengawas Madrasah, Latif Jauhari, S.Ag., MA, Lurah setempat, Komite Madrasah, tokoh masyarakat, orang tua siswa, dewan guru, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Tag :